Jembrana, Bali (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jembrana, Bali, mengajak masyarakat menjaga toleransi saat Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang hampir bersamaan.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang hampir bersamaan ini sebagai momentum toleransi. Mari bersama-sama kita buktikan, Jembrana bisa menjadi barometer dalam toleransi antar umat beragama," kata Wakil Bupati (Wabup) Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna di Negara, Kabupaten Jembrana, Senin.
Menurut dia, momentum hari raya yang unik karena hampir bersamaan ini justru bisa lebih memperkuat toleransi antar-umat beragama.
"Mari kita tunjukkan bahwa masyarakat Jembrana adalah masyarakat yang saling menghormati dan memiliki kedewasaan dalam menjaga harmoni," kata I Gede Ngurah Patriana Krisna.
Khusus kepada pegawai Pemkab Jembrana, dia menekankan untuk menjadi pelopor dan penggerak toleransi di lingkungan masing-masing.
Agar masyarakat tidak mudah terprovokasi, ia juga minta penguatan wawasan kebangsaan dan ideologi Pancasila bagi seluruh pegawai baik ASN maupun non-ASN.
"Hal itu penting sebagai fondasi dalam menyikapi keberagaman dan menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat," katanya.
Dia optimis dengan mengedepankan sikap saling menghargai, rangkaian hari raya di Kabupaten Jembrana akan berjalan dengan aman, sejuk, dan kondusif.
Terkait Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri yang hampir bersamaan, berbagai institusi di Kabupaten Jembrana melakukan sosialisasi dan seruan toleransi.
Pewarta: Rolandus Nampu/Gembong IsmadiEditor : Ardi Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026