Upacara "Abhiseka Buddha Rupang" ini dilaksanakan sebagai tanda bangunan Dhammasala di zona pertama Vihara Dhammadana sudah siap digunakan.Denpasar (Antara Bali) - Panitia Pemugaran Vihara Dhammadana, Baturiti, Kabupaten Tabanan, Bali, akan melaksanakan rangkaian upacara "Abhiseka Buddha Rupang" atau penempatan arca Buddha pada Selasa (17/12).
Ketua I Panitia Pemugaran Vihara, Sudiartha Indrajaya di Denpasar, Jumat mengatakan prosesi upacara ritual tersebut akan dimulai dari Vihara Sakyamuni Denpasar, diarak dengan perjalanan sekitar 60 kilometer menuju Vihara Dhammadana, Tabanan.
"Upacara `Abhiseka Buddha Rupang` ini dilaksanakan sebagai tanda bangunan Dhammasala di zona pertama Vihara Dhammadana sudah siap digunakan," katanya.
Dengan demikian, kata dia, fasilitas yang terbangun sudah siap digunakan untuk penempatan arca Buddha. Prosesi upacara ini dihadiri sejumlah `bhikku` Sangha dilanjutkan dengan puja bakti dan peresmian bangunan tersebut.
"Acara ini juga dirangkaikan dengan upacara peletakan batu pertama pembangunan Asoka di areal vihara setempat," ujarnya.
Ia mengatakan sejarah Vihara Dhammadana perkumpulan Cing Bing Baturiti yang berubah nama menjadi perkumpulan Suka Duka Kertha Yadnya yang masih bernaung di desa Adat Baturiti, Bali.
"Sekitar tahun 1980-an, keluarga bapak Putu Adiguna menyumbangkan lahan seluas 10 are, dan disusul bapak Kangen Disastra menyumbang tanah tersebut, selanjutnya dibangun sebuah bangunan tersebut," kata Sudiartha.
Memperhatikan kondisi bangunan serba guna yang sekarang dikenal dengan bangunan Dhammasala Mahacetiya Dharmada yang telah berusia lebih kurang 20 tahun, maka Yayasan Kerta Yadnya berinisiatif untuk melakukan renovasi.
"Hal itu dilakukan sebagai upaya memenuhi aspirasi umat Buddha menjadi Mahacetiya Dharmadana Baturiti sehingga sebagai vihara reprensetatif, berfungsi dengan baik, menampung aktivitas Buddha Dhamma," katanya.(I020)
Pewarta: Oleh I Komang SupartaEditor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026