"Itu sebagai prasyarat atau batu loncatan pembahasan tentang 'code of conduct'. Jadi ujian pertamanya esok, lusa atau kapan pun ketika ibu Menlu Australia datang ke Indonesia," kata Marty di Gedung DPR, Jakarta, Rabu.
Dia mengatakan pertemuan itu untuk menindak lanjuti enam langkah yang diumumkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono agar Menlu atau utusan khusus membahas hal-hal terkait hubungan bilateral Indonesia-Australia, termasuk masalah sensitif.
Marty tidak merinci masalah sensitif apa yang akan dibicarakan karena pembicaraan antar Menlu itu bersifat sangat terbuka.
"Pembicaraannya akan terbuka, langkah pertama adalah pertemuan menlu kedua negara," ujarnya. (*/DWA)
Pewarta: Oleh Imam Budilaksono: Dewa Sudiarta Wiguna
COPYRIGHT © ANTARA 2026