"Jangan sampai tahun ini terjadi lagi kasus seperti di Badung," kata Staf Ahli Kebijakan Publik Kemenpan-RB Rusdianto di Denpasar, Senin.
Sampai saat ini kasus perbedaan daftar nama peserta lolos tes CPNS yang dikeluarkan oleh Kemenpan-RB dengan Badan Kepegawaian Kabupaten Badung belum tuntas. Kasus itu masih dalam proses penyidikan di Polda Bali.
Menurut Rusdianto, Kemenpan-RB terus membenahi sistem perekrutan CPNS demi menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas.
"Apalagi di lingkungan birokrasi sekarang ini mengeluarkan kebijakan `minus growth` sehingga jumlah CPNS akan terus berkurang," katanya dalam seminar reformasi birokrasi itu. (M038)
Pewarta: Oleh M. Irfan Ilmie: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026