"Tarif andong dikeluhkan sangat mahal, mencapai Rp80.000 untuk tujuan dari Toko Progo hingga Jalan Tukangan yang jaraknya tidak terlalu jauh, atau Rp70.000 dari Taman Pintar hingga ke Jalan Malioboro. Tarif tersebut lebih mahal dibanding naik taxi," kata Kepala Sub Bagian Tata Usaha Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Ari Suryani di Yogyakarta, Selasa.
Menurut Ari, sebagai salah satu angkutan wisata khas Kota Yogyakarta, andong sangat diminati oleh wisatawan, sehingga dengan menerapkan tarif yang wajar pun andong sudah dapat memperoleh pendapatan yang lebih besar dibanding hari biasa.
Pihaknya, lanjut Ari, akan melakukan komunikasi dengan kusir andong atau paguyuban andong yang ada di Malioboro agar dapat menerapkan tarif yang wajar kepada wisatawan.
"Jangan sampai wisatawan tidak mau lagi naik andong karena tarif yang mahal. Mereka tentu yang akan dirugikan," katanya. (M038)
Pewarta: Oleh Eka Arifa Rusqiyati: M. Irfan Ilmie
COPYRIGHT © ANTARA 2026