"Kami memahami ruko tersebut dibongkar untuk membuat pasar yang lebih besar. Tapi harusnya kami diberikan lokasi alternatif, untuk berjualan hingga pasar tersebut selesai," kata salah seorang pedagang yang tidak mau disebutkan namanya, Rabu.
Bupati Jembrana, I Putu Artha saat dikonfirmasi usai Sidang Paripurna DPRD Jembrana mengatakan, pedagang yang menempati ruko tersebut sudah bertemu dengan pemkab dan menyatakan tidak keberatan.
"Laporan dari dinas terkait menyebutkan, sudah beberapakali dilakukan pertemuan dengan pedagang yang berjualan di ruko tersebut. Saya juga sudah memerintahkan, agar masalah sekecil apapun segera diselesaikan," katanya.(GBI)
Pewarta: Oleh Gembong Ismadi: Gembong Ismadi
COPYRIGHT © ANTARA 2026