Denpasar (ANTARA) - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan (PDIP) meminta kepengurusan baru DPC PDIP se-Bali bertanggung jawab dalam menjalankan kepengurusan periode lima tahun ke depan sebab sudah diberi kebebasan dalam menentukan jajaran.
Ketua Bidang Ideologi dan Kaderisasi DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat dalam Konferensi Daerah (Konferda) DPD PDIP Bali sekaligus Konferensi Cabang (Konfercab) DPC PDIP Bali di Denpasar, Sabtu, mengatakan DPP tak lagi melakukan "kawin paksa" terhadap kepengurusan di daerah.
Untuk itu, ia meminta jangan sampai terjadi perselisihan atau keretakan dalam organisasi yang bisa mempengaruhi target kemenangan partai pada Pemilu dan Pilkada 2029 nanti.
“Yang menentukan adalah ketua DPC, oleh sebab itu ketua DPC harus bertanggung jawab untuk semakin memperkuat soliditas partai, sekali lagi bertanggung jawab karena itu pilihan ibu/bapak sekalian, tidak kawin paksa,” kata dia.
Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu menceritakan pengalaman partai sebelumnya dimana sempat terjadi keretakan di salah satu DPC PDIP akibat "kawin paksa".
“Di periode yang lalu itu kawin paksa, dipaksakan ketua, sekretaris, dan bendaharanya, karena dipaksakan 6 bulan bulan madu sudah berlalu, perahu itu malah pecah menjadi tiga,” ujarnya.
Kondisi itu akhirnya membuat ketua, sekretaris, dan bendahara PDIP di kabupaten/kota jalan masing-masing, sehingga dengan keleluasaan saat ini, DPP PDIP meminta ketua DPC bertanggung jawab dan akan terus dievaluasi agar kepengurusan ini mendukung tercapainya target partai.
Ketua DPD PDIP Bali Wayan Koster sendiri mengatakan pertimbangan terpilihnya ketua pada susunan DPC sembilan kabupaten/kota di Bali karena melihat kesuksesan meraih kursi legislatif dan eksekutif 2024 lalu.
“Perolehannya melebihi 50 persen bahkan untuk DPRD kabupaten/kota bertambah 14 kursi dan pilkada dari sembilan kabupaten/kota kita bisa menang delapan dan pemilihan gubernur menang ini suatu pondasi bagus,” ucapnya.
Disinggung soal Ketua DPC Karangasem I Gede Dana yang sebelumnya gagal membawa PDIP menduduki kursi Bupati Karangasem, Wayan Koster mengatakan tokoh tersebut masih bisa diandalkan sebab capaian legislatifnya baik.
“Meskipun pilkada kalah tapi pemilu legislatifnya naik di Karangasem, relatif masih bisa diberi kepercayaan,” kata dia.
Adapun daftar ketua, sekretaris, dan bendahara DPC PDIP Kabupaten/Kota se-Bali sebagai berikut:
1. DPC PDIP Badung
I Nyoman Giri Prasta
I Wayan Adi Arnawa
Ida Bagus Alit Sucipta
2. DPC PDIP Bangli
Sang Nyoman Sedana Artha
I Wayan Diar
I Ketut Suastika
3. DPC PDIP Buleleng
Ketua Gede Supriatna
Ketut Ngurah Arya
Ni Kadek Turkini
4. DPC PDIP Klungkung
Anak Agung Gede Anom
I Made Satria
I Wayan Misna
5. DPC PDIP Karangasem
I Gede Dana
I Wayan Swastika
I Wayan Sudira
6. DPC PDIP Tabanan
I Komang Gede Sanjaya
I Nyoman Arnawa
Anak Agung Nyoman Darma Putra
7. DPC PDIP Kota Denpasar
I Gusti Ngurah Gede
I Kadek Agus Arya Wibawa
I Ketut Suteja Kumara
8. DPC PDIP Gianyar
I Made Mahayastra
I Ketut Sudarsana
Ni Made Ratnadi
9. DPC PDIP Jembrana
I Made Kembang Hartawan
Ni Made Sri Sutarmi
I Gede Ngurah Patriana Krisna.
Pewarta: Ni Putu Putri MuliantariEditor : Widodo Suyamto Jusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2026