"Kapasitas produksi maksimal per hari pabrik Aqua di Bali adalah 1,5 juta liter, sedangkan kebutuhannya terus meningkat," kata Senior Plant Manager Bali PT Tirta Investama, Yusuf Soenardi, Jumat.
Guna memenuhi jumlah kebutuhan tersebut, maka didatangkan produk air mineral itu dari luar daerah di Pulau Dewata. Akan tetapi saat memasuki kemarau pasokan dari luar juga tidak sebanyak dulu bahkan terkadang dihentikan, karena daerah tersebut juga kekurangan.
Produksi berkurang akan tetapi tidak membuat pihaknya berusaha untuk mengeksploitasi sumber daya air yang ada di sekitar lokasi pabrik. "Kami berkomitmen untuk tidak menghabiskan sumber air yang ada di sekitar pabrik dengan cara mencari sumber lainnya," ucapnya.
Sebelumnya Area Sales Manager Bali Nusra PT Tirta Investama, Edi Djumadi, mengatakan, walaup un jumlah produksi pabrik Aqua di Bali belum mampu memenuhi kebutuhan, namun hasil penjualan di Bali cukup menggembirakan. "Karena market share penjualannya selalu mengalami perbaikan dan saat ini tercatat nilai sharenya 85 persen," ujarnya. (IGT)
Pewarta: Oleh IGK Agung WEditor : I Gusti Ketut Agung Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2026