"Artinya, pelayanan kesehatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama, meskipun memasuki libur Lebaran," ujarnya, di Kudus, Kamis.
Apalagi, lanjut dia, RSUD Kudus juga akan menjadi rumah sakit rujukan bagi pasien dengan dugaan penderita HIV/AIDS.
Persiapannya, kata dia, sudah cukup optimal, termasuk memberikan bekal para tim medis di bidang konseling dan mengetahui penatalaksanaan pasien dengan gejala HIV/AIDS.
Saat ini, lanjut dia, RSUD Kudus hanya menunggu surat putusan resmi untuk mendapatkan status rumah sakit rujukan bagi pasien dengan dugaan penderita HIV/AIDS.
Ia mengatakan, tim medis yang bertugas di RSUD Kudus tidak ada yang libur, termasuk para dokter karena sudah memiliki jadwal jaga selama libur Lebaran.(LHS)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026