"Pembuatan keripik kulit pisang ini dilakukan secara berkelompok yakni melalui kelompok sadar wisata, tidak secara individu," kata Titi Djulastri, salah satu warga Kelurahan Kandri, Kecamatan Gunungpati, di Semarang, Minggu.
Ibu dua anak ini mengaku dari limbah kulit pisang tersebut dicuci terlebih dahulu kemudian dicampur dengan tepung dan bumbu sehingga menjadi adonan, setelah itu diris-iris menjadi keripik.
Setelah digoreng dan siap disajikan, keripik pisang dikemas dengan harga jual Rp5.000 hingga Rp7.000 per bungkus.
Seluruh modal, lanjut Titi berasal dari koperasi. Begitu juga hasil penjualan akan masuk ke koperasi untuk kemudian dilakukan pembagian hasil usaha.(*/T007)
Editor : Nyoman Budhiana
COPYRIGHT © ANTARA 2026