"Alat itu sangat penting untuk menentukan apakah seorang penderita harus mendapatkan suplai ARV atau tidak karena untuk menentukannya, perlu alat khusus," katanya di Negara, Bali, Minggu.
Menurut dia, selama ini untuk mendeteksi kekebalan tubuh penderita, pihaknya harus membawa penderita ke Kota Denpasar.
"Penanganan terhadap penderita HIV/AIDS akan lebih cepat jika ada alat pendeteksi di RSUD Negara," kata Suardana.
Dia mengaku sudah menyampaikan keinginannya itu kepada Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan.(**)
: Masuki
COPYRIGHT © ANTARA 2026