Jombang (ANTARA) - Ratusan warga Kabupaten Jombang, Jawa Timur, yang mengatasnamakan diri Forum Rembug Masyarakat Jombang, mendatangi kantor DPRD setempat, mengkritik rencana pembelian seragam yang hampir Rp500 juta.
Koordinator Lapangan Forum Rembug Masyarakat Jombang Joko Fatah Rokhim, menjelaskan ia dengan rekan-rekannya sengaja ke kantor DPRD Kabupaten Jombang, meminta informasi terkait dengan kebijakan pembelian seragam yang senilai hampir Rp500 juta.
"Nilai seragamnya hampir Rp500 juta. Harusnya dibatalkan karena situasi ekonomi sudah seperti ini, bahan pokok naik," katanya di Jombang, Selasa.
ia mengatakan, pembelian seragam itu membuat masyarakat resah. Sebab, anggaran pembelian juga menggunakan uang rakyat. Padahal saat ini, pemerintah pusat pun juga gencar melakukan efisiensi.
Menurut dia, anggota DPRD Kabupaten Jombang seharusnya juga memikirkan nasib rakyat dengan tidak mengalokasikan anggaran yang fantastis untuk pembelian seragam.
Terlebih lagi, program kunjungan kerja juga intensif dilakukan. Padahal untuk kunjungan kerja bisa dilakukan kajian lebih dalam, untuk sesuatu yang masuk akal.
"Harus dipikirkan nasib rakyat. Yang jualan pun tidak berani menaikkan harga," kata dia.
Dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP), Sekretariat DPRD Jombang mengalokasikan anggaran sebesar Rp476.250.000 untuk pengadaan pakaian dinas anggota dewan. Pengadaan tersebut direncanakan melalui empat paket pekerjaan.
Paket terbesar adalah pengadaan pakaian sipil harian DPRD dengan nilai Rp187.500.000. Selain itu, terdapat pengadaan pakaian sipil resmi DPRD senilai Rp97.500.000.
Dua paket lainnya masing-masing adalah pakaian bercirikan khas daerah DPRD senilai Rp97.500.000 serta pakaian harian lengan panjang DPRD senilai Rp93.750.000.
Dalam kegiatan itu, massa hanya ditemui bagian Sekretariat DPRD Kabupaten Jombang, karena anggota DPRD ada kunjungan kerja.
Sekretaris DPRD Kabupaten Jombang Danang Praptoko mengatakan pihaknya menerima dengan baik kunjungan dari masyarakat yang ingin menyuarakan aspirasi tersebut.
"Kami menerima baik kunjungan teman-teman yang tujuannya menyuarakan aspirasinya dan tempat ini pas karena DPRD di sini. Semua kami tampung, rekam dan semoga segera mendapatkan jawaban," kata Danang.
Usai itu, massa kemudian meninggalkan lokasi DPRD Kabupaten Jombang. Mereka juga mendapatkan kawalan pengamanan dari Polres Jombang.
Pewarta: Asmaul ChusnaEditor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026